5 Aturan Lalu Lintas Terbaru yang Mungkin Kamu Belum Tahu

Sudahkah menyadari adanya 5 aturan lalu lintas terbaru yang mungkin kamu belum tahu? Aturan dalam berlalu lintas memang penting untuk ditegakan sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan. Peraturan baru ini memang disosialisasikan oleh pihak kepolisian melalui sejumlah media. 

Namun, jika kamu belum mengetahuinya berikut lima daftar aturan terbaru berlalu lintas yang dimaksudkan: 

1. Tilang dengan Sistem Poin 

Sesuai dengan isi dari Perpol Nomor 5 Tahun 2021, tepatnya pada pasal 37-39 sistem tilang diberlakukan dengan sistem poin. Pada pasal tersebut dijelaskan bahwa pengendara yang mendapatkan 12 poin akan dikenakan sanksi berupa penarikan SIM. 

Poin bertambah setiap kali pengendara melanggar aturan lalu lintas. Misalnya tidak memakai helm untuk pengendara motor atau tidak memakai sabuk pengaman bagi pengemudi mobil. 

2. Menyalakan Lampu di Siang Hari 

Aturan lalu lintas baru berikutnya adalah kewajiban menyalakan lampu ketika berkendara di siang hari, baik untuk mobil maupun motor. Aturan ini didasari dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada pasal 293 ayat 2, disebutkan bahwa setiap pengendara diwajibkan menyalakan lampu di siang hari untuk mencegah kecelakaan. 

3. Derek Paksa untuk Aksi Parkir Liar 

Sesuai dengan Pasal 66 ayat (1) PP No. 43 Tahun 1993, disebutkan bahwa ada area khusus yang menjadi tempat terlarang untuk memarkirkan kendaraan. Misalnya di trotoar, meskipun aturan ini sudah berlaku sejak lama. Namun pembaharuan terhadap aturan ini dilakukan dengan sanksi derek paksa kendaraan yang parkir secara liar. 

4. Wajib Pasang Plat Motor Resmi 

Setiap kendaraan termasuk motor kurir ekspedisi JNE diwajibkan memasang plat nomor kendaraan di depan dan belakang body kendaraan. Namun, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 disebutkan jika plat nomor wajib yang diterbitkan pihak kepolisian bukan di cetak di tepi jalan. 

5. Anjuran Tidak Memakai Sandal Jepit 

Aturan baru berikutnya di dalam berlalu-lintas adalah anjuran untuk tidak memakai sandal jepit saat berkendara, khususnya pengendara sepeda motor. Meskipun belum ada aturan yang memberikan tilang pada pelaku. 

Namun petugas lalu lintas diwajibkan mengedukasi masyarakat yang kedapatan naik kendaraan memakai sandal jepit. Pasalnya, saat terjadi kecelakaan resiko luka berat di kaki lebih tinggi dibanding saat pengendara memakai sepatu. 

Aturan baru tersebut dibuat untuk memaksimalkan keamanan masyarakat selaku pengguna jalan. Sebagai masyarakat yang baik, tentunya penting untuk mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan. 

Leave a Comment